Kematian merupakan hal yang biasa kita jumpai tetapi kematianjuga masih merupakan momok bagi kita jika seandainya kematian itu terjadi pada diri kita. Sadarlah, kematian akan datang pada kita karena perlahan setiap detik, menit, jam, hari yang kita punya di dunia berkurang. Dunia tidak dapat menampung kita selamanya karena duniapun tidak akan abadi.
Lalu setelah mati?
Kematian bukan sebuah akhir perjalanan. Memang, sebuah akhir perjalanan di dunia tetapi juga sebuah awal perjalanan menuju “masa depan” yang kekal. Perjalanan yang sangat berat yang harus kita tempuh sendiri tanpa ditemani keluarga, teman-teman. Mempertanggungjawabkan dan menerima konsekwensi atas semua yang telah dilakukan di dunia.
Sekilas, tulisan di atas mungkin sama saja dengan yang lainnya. Tapi, lihatlah “masa depan” itu. Sekarang kita bisa menghabiskan waktu sesuka kita. Tapi,ketika semua kegiatan kita hanyalah hura-hura, semuanya tidaklah berarti jika kita merenungi akan masa depan kita. Tidak akan berdampak pada masa depan.
Sahabat, bukan maksud saya untuk membuat kalian takut, menyalahkan takdir atau bahkan Tuhan atas hal yang akan menimpa kita tapi saya hanya ingin kita semua sadar akan hal ini. Menyesali keadaaan malah akan memperburuk kita. Saya tidak akan menyuruh kalian untuk segera bertobat karena tujuan saya menulis seperti ini tidaklah untuk itu. Kalian sendirilah yang tau pilihan mana yang akan kalian pilih nantinya. Jalanai saja apa yang ada dan ingat selalu akan “masa depan” itu.
Dunia ini terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja, di dunia ini sungguh banyak pelajaran yang bisa di dapatkan tak terkecuali dari buah pikiran saya yang absurd inipun banyak terkandung pelajarannya loh :D
Tampilkan postingan dengan label realigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label realigi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 14 Oktober 2010
Minggu, 10 Oktober 2010
Yang patut q syukuri n q perbaiki
Allahu akbar. . . . .
Allah maha besar. . . . .
Tiada tuhan selaen allah dan muhammad adalah utusanna
Ya allah telah engkau rahmatmu yg brupa hujan deras ne dan q sangat mensyukurinya
karena dgn begitu tidagkan ada yang tau jika saat ne kumenangis dlam rinai hujan yg turun
teringat akan dosa2 yg tlah q lakukan
Sombong n angkuhna q yg tag pantas q lakukan
dan teringat semua kenangan2 indah yang kini tlah berlalu masanya
Allah maha besar. . . . .
Tiada tuhan selaen allah dan muhammad adalah utusanna
Ya allah telah engkau rahmatmu yg brupa hujan deras ne dan q sangat mensyukurinya
karena dgn begitu tidagkan ada yang tau jika saat ne kumenangis dlam rinai hujan yg turun
teringat akan dosa2 yg tlah q lakukan
Sombong n angkuhna q yg tag pantas q lakukan
dan teringat semua kenangan2 indah yang kini tlah berlalu masanya
Langganan:
Postingan (Atom)